SI330Z – TUGAS 8 LULU KHAIRUNNISA 1611495285

 

  1. Pertanyaan
    Tugas Anda berikutnya adalah menjawab soal berikut ini :

    1. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan STANDARISASI?
    2. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan : SNI (Standar Nasional Indonesia), BSN (Badan Standarisasi Nasional)
    3. Cari contoh PROSES STANDARISASI dari satu perusahaan yang bergerak dibidang (apa saja misalnya Industri, Manufakturing, Distribusi, Jasa dll) Anda boleh memilih salah satu saja.
  2. Status tercapai 100%
  3. Keterangan saya telah menyelesaikan tugas ini dengan baik
  4. Pembuktian

1.) Standarisasi merupakan proses penentuan spesifikasi suatu produk (ukuran, bentuk, dan karakteristik lainnya). Perusahaan hanya memproduksi barang yang sesuai standar. Kecuali dalam situasi tertentu dengan bayaran yang berbeda.

2.) SNI (Standar Nasional Indonesia)merupakan standar yang ditetapkan oleh pemerintah untuk berbagai hasil produksi yang dibuat oleh masyarakat Indonesia, baik itu yang diproduksi secara perseorangan maupun yang diproduksi oleh sebuah badan atau perusahaan. SNI diberikan dalam bentuk stempel pada setiap barang yang telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah. Terkait dengan daftar barang yang masuk dalam kategori tersebut, bisa dilihat di situs Kementerian Perdagangan.

BSN (Badan Standardisasi Nasional) adalah lembaga pemerintah non kementrian yang bertugas membina, mengembangkan serta mengkoordinasikan kegiatan di bidang standardisasi secara nasional. BSN mempunyai harapan untuk bisa menjadi pusat rujukan secara nasional tentang standardisasi.

3.) Contoh standarisasi sistem pendidikan nasional di Indonesia yang dimana berdasarkan Permendikbud Nomor 65 tahun 2013, standar proses dijabarkan sebagai suatu kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan. Sebuah proses pendidikan, baik tingakatan nasional maupun tingkatan kelas akan dianggap sukses apabila kompetensi lulusan yang ditargetkan dapat tercapai dengan sempurna. Oleh sebab itu, diperlukan beberapa tahapan-tahapan dan serangkai strategi yang nantinya dijadikan pedoman untuk mencapai target tersebut.

Permendikbut no 65 tahun 2013 mengamanatkan bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan harus diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Pada saat inilah keahlian guru, sebagai ujung tombak suksesnya proses pendidikan dituntut memiliki keahlian dan kreativitas yang tinggi sehingga mampu mengemas proses pembelajaran sesuai dengan yang diamanatkan.

Leave a Reply