Prepare freeform answer for Membuat Artikel-3

Simpati
Simpati adalah suatu proses seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain. Dalam simpati, perasaan memegang peranan penting. Simpati akan berlangsung apabila terdapat pengertian pada kedua belah pihak. Simpati lebih banyak terlihat dalam hubungan persahabatan, hubungan bertetangga, atau hubungan pekerjaan. Seseorang merasa simpati dari pada orang lain karena sikap, penampilan, wibawa, atau perbuatannya. Misalnya, mengucapkan selamat ulang tahun pada hari ulang tahun merupakan wujud rasa simpati seseorang.

Empati
Empati (dari Bahasa Yunani εμπάθεια yang berarti “ketertarikan fisik”) didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengenali, mempersepsi, dan merasakan perasaan orang lain. Karena pikiran, kepercayaan, dan keinginan seseorang berhubungan dengan perasaannya, seseorang yang berempati akan mampu mengetahui pikiran dan mood orang lain. Empati sering dianggap sebagai semacam resonansi perasaan.

1. Apa perbedaan dan persamaannya dari kedua hal tersebut?

Perbedaan: Simpati perlakuan orang terhadap sesama memberikan perhatian lebih tanpa ada alasan apapun, sedangkan Empati perlakuan orang terhadap sesama memberikan perhatian dengan alasan tertentu.

Persamaan: Sama-sama merasakan situasi yang dirasakan orang lain.

2. Faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi seseorang bersimpati dan berempati?

Faktor Simpati : Adanya kesamaan pandangan, kepentingan, faktor-faktor historis, rasial.

Faktor Empati : Adanya kesamaan Faktor kognitif, Faktor bawaan, Faktor pendidikan, Faktor Keluarga, dan Faktor Pengalaman.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.