Category Archives: Uncategorized

Tugas 5 : Menjawab pertanyaan

 

1. Tentukan berapa Entitas yg dibuat, dan sebutkan nama-nama Entitasnya !

Answer :

2 entitas : Anggota , Buku

2. Tentukan berapa Atribute yg dibuat, dan sebutkan nama-nama Atribute-nya !

Answer :

Ada 13 atribute 

Anggota = 

– id anggota

– alamat anggota

– no. Telephone anggota

– nama anggota

Meminjam =

no pinjamanan

– tanggal pinjam 

– tanggal kembali

– no buku

–  id anggota

Buku =

–  no buku

– judul buku

– pengarang

– penerbit

3. Tentukan Entitas mana saja yang menjadi Tabel Utama (Tabel Master) dan tentukan atribute mana yg menjadi Kunci Utama (Primary Key) dari tabel tersebut !

Answer :

Entitas tabel maste

ANGGOTA , atribut yang menjadi primary key adalah Id anggota

Pangkalan data (Perancangan Basis Data)

Perancangan basis data merupakan upaya untuk membangun sebuah basis data dalam suatu lingkungan bisnis. Untuk membangun sebuah basis data terdapat tahapan-tahapan yang perlu kita lalui yaitu:

  1. Perencanaan basis data
  2. Mendefinisikan sistem
  3. Analisis dan mengumpulkan kebutuhan
  4. Perancangan basis data
  5. Perancangan aplikasi
  6. Membuat prototipe
  7. Implementasi
  8. Konversi data
  9. Pengujian
  10. Pemeliharaan operasional

Pangkalan data atau basis data (bahasa Inggris: database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Istilah “basis data” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan objek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara objek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan di mana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

Jadi secara konsep basis data atau database adalah kumpulan dari data-data yang membentuk suatu berkas (file) yang saling berhubungan (relation) dengan tatacara yang tertentu untuk membentuk data baru atau informasi. Atau basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan (relasi) antara satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan skema atau struktur tertentu. Pada komputer, basis data disimpan dalam perangkat hardware penyimpan, dan dengan software tertentu dimanipulasiunruk kepentingan atau keguanaan tertentu. Hubungan atau relasi data biasanya ditunjukkan dengan kunci (key) dari tiap file yang ada. Data merupakan fakta atau nilai (value) yang tercatat atau merepresentasikan deskripsi dari suatu objek. Data yang merupakan fakta yang tercatat dan selanjutnya dilakukan pengolahan (proses) menjadi bentuk yang berguna atau bermanfaat bagi pemakainya akan membentuk apa yang disebut informasi. Bentuk informasi yang kompleks dan teritegrasi dan pengolahan sebuah database dengan komputer akan digunakan untuk proses pengambilan keputusan pada manajemen akan membenuk Sistem Informasi Manajemen (SIM), data dalam basis data merupan item terkecil dan terpenting untuk membangun basis data yang baik dan valid. Data dalam basis data bersifat integrated dan shared:

  • Terpadu (integrated), berkas-berkas data yang ada pada basis data saling terkait (terjadi dependensi data);
  • Berbagi data (shared), data yang sama dapat dipakai oleh sejumlah pengguna dalam waktu yang bersamaan. Sering dinamakan sebagi sistem multiuser

Data merupakan suatu sumber yang sangat berguna bagi hampir disemua organisasi. Dengan tersedianya data yang melimpah, maka masalah pengaturan data secara efektif menjadi suatu hal yang sangat penting dalam pengembangan sistem informasi manajemen. Oleh karena itu, tujuan dari diadakannya pengaturan data adalah sebagai berikut:

  • Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa akan datang.
  • Sebagai cara pemasukan data sehingga sehingga memudahkan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani
  • Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up to date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.
  • Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, modifikasi, pencurian, dan gangguan-gangguaan lain.

Suatu bangunan basis data memiliki jenjang sebagai berikut:

  • Karakter, merupakan bagian data terkecil yang berupa angka, huruf, atau karakter khusus yang membentuk sebuah item data atau field. Contoh A,B,X,Y,2,1,2,9,0,=,<,> dan sebagainya.
  • Field/item, merupakan representasi suatu atribut dan record (rekaman/tupel) yang sejenis yang menunjukkan suatu item dari data. Contoh field nama (berisi data nama-nama pegawai), field departemen (berisi data bagian atau spesifikasi pekerjaan), dan lain sebagainya.
  • Record/rekaman/tupel: Kumpulan dari field membentuk suatu record atau rekaman. Record menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Contoh: file pegawai, dimana tiap-tiap recordnya berisi kumpulan data nama, alamat, departemen, yang dapat mewakili tiap-tiap data.
  • File, merupakan kumpulan dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis. Contoh file pegawai berisi data tentang semua yang berhubungan dengan pegawai seperti nama pegawai, alamat pegawai, departemen, yang dapat mewakili tiap-tiap data.
  • Database, merupakan kumupan dari file atau tabel yang membentuk suatu database. Contoh database pegawai PT Maju Terus terdiri atas file pegawai, file gaji, file golongan, dan sebagainya.

Dalam satu file terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam. Satu record terdiri dari field yang saling berhubungan menunjukkan bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan direkam dalam satu record. Setiap nilai atau isi field memiliki kapasitas ruang atau lebar yang sama. Jenis isi data sebuah field harus sesuai dengan tipe datanya. Nama sebuah file harus menggambarkan isi dari data file tersebut. Untuk melengkapi definisi tentang file, dalam database dikenal nama entitas (entity) dan atribut. Entetis adalah orang, tempat, kejadian, atau konsep yang informasinya direkam. setiap entitas memiliki atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entitas. Sebagai contoh dalam sistem perkuliahan; mahasiwa, matakuliah, pembayaran, dosen adalah sebagai entitas. Sedangkan entitas mahasiswa memiliki atribut nomor induk, nama, jurusan, dan sebagainya. Atau dari contoh di atas entitasnya adalah pegawai, ang memilik atribut NIP, nama, alamat, tgl_lahir, jns_kel Sistem basis data merupakan perpaduan antara basis data dan sistem manajemen basis data (SMBD). Database yang kompleks dan disertai dengan teknik pendokumentasian dan prosedur manipulasinya akan membentuk Sistem Manajemn Basis Data (Database Management System-DBMS). Singkatnya DBMS adalah database dan program untuk mengaksesnya.

Definisi di atas dapat menggambarkan pada kita bahwa basis data mempunyai beberapa kriteria penting, yaitu:

  • Berorientasi data dan bukan berorientasi program.
  • Dapat digunakan oleh beberapa program aplikasi tanpa perlu mengubah basis datanya.
  • Dapat dikembangkan dengan mudah, baik volume maupun strukturnya.
  • Dapat memenuhi kebutuhan sistem-sistem baru secara mudah.
  • Dapat digunakan dengan cara-cara yang berbeda.

Komponen-komponen sistem basis data adalah:

  • Hardware, sebagai pendukung operasi pengolahan data seperti CPU, memori, disk, terminal, dan sebagainya.
  • Software sistem operasi , (Windows 9x, Windows 2000/XP, Linux, Unix.)
  • Software pengelola basis data (DBMS) seperti MS-Access, SQL, Oracle.
  • Software program aplikasi misalnya Visual Basic, Delphi, Visual Foxpro.
  • Basis data (semua data yang diperlukan, dipelihara, dikelola oleh sistem Basis Data)
  • Pemakai/pengguna basis data (user).

Pengguna (user) basis data meliputi:

  • Database Administrator, yaitu pengguna yang memiliki kewenangan sebagai pusat pengendali seluruh sistem baik basis data maupun program-program yang mengaksesnya, menentukan pola struktur basis data, memodifikasi, membagi tugas pengolahan dan memberikan orientasi tertentu, dan sebagainya.
  • Aplication Programmers, yaitu programmer aplikasi yang berinteraksi dengan sistem melalui pemanggilan Data Manipulation Language (DML) yang dimasukkan ke dalam program yang tulis.
  • Sophisticated Users, yaitu pengguna yang berintraksi dengan sistem tapa harus menuliskan sendiri programnya, tetapi diganti dengan melakukan permintaan (request) dalam bentuk bahasa query basis data. Seperti menggunakan MS-Accsess, SQL, dan sebagainya.
  • Specialized Users, yaitu pengguna yang menuliskan program aplikasi basis data khusus yang tidak sesuai dengan framework pemrosesan data tradisional. Contoh: sistem pakar, multimedia, dan sebagainya.
  • Naive Users, yaitu kebanyakan pengguna yang berintraksi dengan sistem dengan cara memanggil salah satu program aplikasi yang telah disediakan. Contoh: operator pada bagian teller, personalia, dan sebagainya.

PERAN BASIS DATA Basis data penting dalam pengolaan data dalam menggunakan komputer, karena bebrapa alasan yaitu:

  • Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
  • Menentukan kualitas informasi yang cepat, akurat, relevan, sehingga informasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

Penyusunan suatu database digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada penyusunan data. Manfaat yang diperoleh dari penyusunan database yaitu untuk:

  • Mengatasi kerangkapan (redundancy) data. Penyimpanan data yang sama pada beberapa tempat selain bisa meyulitkan pemakai tentang aktualisasi data juga memboroskan tempat penyimpanan, maka basis data akan mendeteksi dan menghindari jika terjadi kerangkapan data.
  • Menghindari terjadinya inkonsistensi data. Akibat lain jika terjadi kerangkapan data, maka jika terjadi perubahan pada data yang satu sedangkan yang lain tidak dirubah akan terjadi ketidakonsistenan data. Untuk itu database akan menyesuaikan terhadap data yang sama apabila terjadi perubahan, jika semua data akan selalu ter-update
  • Mengatasi kesulitan dalam mengakses data. Memudahkan jika suatu saat akan diambil atau dicetak data yang memiliki kriteria tertentu, misalnya pada tanggal tertentu, alamat tertentu, jumlah tertentu, dan sebagainya.
  • Menyusun format yang standar dari sebuah data. Dta ayang sama pada file yang berbeda harus memiliki format data berupa tipe dan jangkauannya harus sama. Kedidaksamaan format data akan mengakibatkan sulit atau tidak bisanya pengaksesan data yang lain.
  • Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser)
  • Melakukan perlindungan dan pengamanan data (data security). Setiap data hanya bisa diakses atas dimanipulasi oleh pihak yang diberi otoritas dengan memberikan login dan password terhadap masing-masing data.
  • Menyusun integritas dan independensi data. Basis data merupakan data kompleks yang bisa diintegrasikan, sehingga kita bisa memanipulasi untuk mendapatkan berbagai bentuk lembar kerja dan laporan yang kita inginkan. Namun demikian masing-masing data tidak saling tergantung terhadap data yang lain. Data-data dalam database bisa saling berdiri sendiri.

ABSTRAKSI DATA Kegunaan utama sistem basis data adalah agar pemakai mampu menyusun suatu pandangan (view) abstraksi data. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan intraksi antara pengguna dengan sistemnya dan basis data dapat mempresentasikan pandangan yang berbeda kepada para pengguna, programmer, dan administratornya. Karena tidak semua pengguna basis data terlatih dengan baik dan penggunanya terbagi dalam berbagai tingkatan, maka kompleksitas basis data akan tersembbunyi dari para pengguna melalui beberapa level abstraksi data. Ketika memandang basis data, pemakai dapat dikelompokkan menjadi 3 tingkatan (level) yaitu:

  • Level Fisik (physical view/internal view). Merupakan tingkatan terendah dalam abstraksi data yang menunjukkan bagaimana data disimpan dalam kondisi sebenarnya. Level ini merupakan bentuk paling kompleks, dimana struktur data level terendah digambarkan pada level ini.
  • Level Konseptual. Merupakan level yang menggambarkan data apa yang sebenarnya (secara fungsional) disimpan dalam basis data, beserta relasi yang terjadi antara data. Level ini menggambarkan keseluruhan database, dimana administrator basis data (DBA) membangun dan mengolah basis data, sedangkan pemakai tidak memperdulikan kerumitan dalam struktur level fisik lagi. Contohnya: pengguna akan mengetahui bahwa penjualan disimpan di dalam tabel barang, produksi, keuangan, marketing.
  • Level Pandangan Pemakai. Merupakan level dengan tingkatan tertinggi, yang menggambarkan hanya satu bagian dari keseluruhan database. Beberapa pengguna basis data tidak membutuhkan semua isi basis data misalkan bagian personalia hanya membutuhkan data file karyawan dan gaji, tidak membutuhkan data file gudang, transaksi barang masuk.

Level abstraksi data tersebut bisa memberikan gambaran atau pandangan mengenai arsitektur Database Management System (DBMS), yang akan menambah pengertian mengenai independensi data (data independence) Independensi data dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu:

  1. Physical Data Independence

Kemampuan untuk mengubah pola fisik database tanpa mengakibatkan suatu aplikasi program ditulis kembali. Modifikasi pada level fisik biasanya pada saat meningkatkan daya guna.

  1. Logical Data Independenceata model Data model merupakan kumpulan konsep yang dapat digunakakn untuk menggambar struktur data. Struktur basis data meliputi tipe data, hubungan, dan beberapa syarat yang harus dipenuhi basis data.

sumber : wikipedia

ddddd

==Profil==

{| class=”wikitable”
|-
| Nama Lengkap || [[Anggy Fatillah]]
|-
| Nama Panggilan || Anggy
|-
| NIM || 1433482085
|-
| Tempat Tanggal Lahir || Tangerang, 31 Januari 1997
|-
| Status || Mahasiswi [[Perguruan Tinggi Raharja]]
|-
| Alamat Rumah (Home Address) || Jalan Raya Kresek rt02/02 Kec.kresek Kab.tangerang
|-
| Email || Anggy@raharja.info
|-
| iMe || [http://Anggy.ilearning.me/ Anggy Fatillah]
|-
| Twitter || [https://twitter.com/Anggyfatillah @Anggyfatillah]
|}

—–

CSB #2 Ryzen – Dewi Mariana Apriani

 

Dewi ingin share cermi CSB #2 (Cermi Sebelum Bimbingan) yaitu mengenai kegiatan yang Dewi dilakukan selama 1 Minggu ini, di share 1 minggu sebelum bimbingan dan diupdate lagi setiap harinya sampai hari bimbingan selanjutnya, dan berikut ini yang sudah Dewi lakukan:

CSB #2 Dewi:
  1. Keaktifan pada Milis TimUr 5
    Status : Tercapai
    Keterangan : Dewi sudah bergabung dalam Milis TimUr 5 dan melakukan keaktifan dalam Milis TimUr 5
    Pembuktian :

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Mengupdate  SKUP KKP – Dewi Mariana Apriani (1414481471)
Status : Tercapai
Keterangan : Dewi selalu mengupdate setiap waktu SKUP Personal Dewi
Pembuktian :  Link DISINI

3. Membuat Cermi BB with PenA #2 :: Challenge CRUD
Status : Tercapai
Keterangan : Dewi sudah membuat Cermi BB with PenA #2
Pembuktian :  Link DISINI

4. Membuat Cermi Cara Membuat CRUD pada YII 2 dengan Gii
Status : Tercapai
Keterangan : Dewi sudah membuat Cermi cara membuat CRUD
Pembuktian : Link DISINI

SKUP Ita

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

“Tak kenal, maka Ta’aruf”

Nama ———–   Ita
NIM ————   1522390001
Jurusan ———  Komputerisasi Akuntansi
Konsentrasi —– Finance
Email ———— ita.ita@raharja.info
Mata Kuliah —-  Jaringan Komputer
Kode Kelas —— JR111Z *SP Class

No. Assignments Status Grade
1 Membuat SKUP Done
2 Kabel UTP Straight dan Cross Done
3 OSI 7 LAYER Done
4 PAPER ROUTING PROTOCOL Done
5 Comments Pertemuan 1 Done
6 Comments Pertemuan 2 Done
7 Comments Pertemuan 3 Done
8 Comments Pertemuan 4 Done
9 Comments Pertemuan 5  Done
10 Comments Pertemuan 6 Done
11 Comments Pertemuan 7 Done
12 Comments Pertemuan 8  Done
13 Comments Pertemuan 9 Done
14 Comments Pertemuan 10  Done
15 Comments Pertemuan 11 Done
16 Comments Pertemuan 12  Done
17 Comments Pertemuan 13 Done
18 Comments Pertemuan 14 Done
19 PAPER ROUTING PROTOCOL DONE
20 Tugas Kelompok Computer Network (LAN Client-Server)  DONE
TOTAL GRADE 

 

SKUP Ita

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

” Tak kenal, maka Ta’aruf ”

Nama                  <Ita>

NIM                    <1522390001>

Jurusan             <Komputerisasi Akuntansi>

Konsentrasi      <Finance>

Mata Kuliah     <Jaringan Komputer>

Kode Kelas       <JR111P> *SP Class

Email                 <ita.ita@raharja.info>

 

No. Assignments Status Grade
1 Membuat SKUP Done
2 OSI 7 LAYER Done
3 Kabel UTP Straight dan Cross
4  PAPER ROUTING PROTOCOL
5 Comments Pertemuan 1 Done
6 Comments Pertemuan 2 Done
7 Comments Pertemuan 3 Done
8 Comments Pertemuan 4 Done
9 Comments Pertemuan 5  Done
10 Comments Pertemuan 6 Done
11 Comments Pertemuan 7 Done
12 Comments Pertemuan 8  Done
13 Comments Pertemuan 9 Done
14 Comments Pertemuan 10  Done
15  Comments Pertemuan 11 Done
16 Comments Pertemuan 12  Done
17  Comments Pertemuan 13 Done
18 Comments Pertemuan 14 Done
19  PAPER ROUTING PROTOCOL DONE
20 Tugas Kelompok Computer Network (LAN Client-Server)  DONE
TOTAL GRADE   

Essay: Tugas 1 Essay – Kecakapan Antar Personal

Pertanyaan :

Silakan kerjakan Tugas Mandiri pertama ini dan submit.

1.) Mengapa kita perlu belajar atau memahami kecakapan antar personal?
2.) Kemampuan apa saja yang diperlukan agar seseorang itu memiliki kecakapan antar personal?
3.) Berikan definisi menurut pemahaman Anda sendiri yang dimaksud dengan “kecakapan antar personal” tersebut!
4.) Sebutkan kemampuan apa saja yang diperlukan setiap orang dalam berinteraksi?
5.) Seperti halnya manusia, binatang pun memiliki kemampuan berinteraksi dengan sesamanya. Hal apa saja yang membedakan berinteraksinya antara manusia dengan binatang, berikan penjelasannya!

Buat dan submit tugas Anda dalam Form iDu ini sesuai dengan standar jawaban iDu.

Selamat mengerjakan tugas.

Status :

Tercapai 100%

Keterangan :

Saya telah menyelesaikan tugas dengan baik dan benar.

Bukti :

Jawaban :

1.) 1. Agar kita bisa memahami kelemahan dan kekuatan pada diri kita, serta menggunakannya untuk mencapai sebuah tujuan, serta melakukan perencanaan untuk mengembangkan diri.

2. Bisa menyampaikan pesan dengan jelas.

3. Menjelaskan bagaimana membangun sebuah team yang efektif.

4. Bisa memahami konflik, sebab dan akibat serta menyelesaikan konflik tersebut.

2.) 1. Interpersonal Skill (keterampilan interpersonal)

2. Keterampilan listening (mendengarkan)

3. Keterampilan providing feedback (memberikan umpan balik)

4. Keterampilan persuading (membujuk)

5. Keterampilan resolving conflicts

3.) Kecakapan Antar Personal adalah pengenalan diri yang ada pada diri kita sendiri sebagaimana yang pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang, dan lebih mantap. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi. Mengenal dari sisi baik buruk nya diri kita sendiri. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/kelebihan yang ada pada diri sendiri. Yang dimana dalam belajar mengenal diri anda memerlukan satu sifat yang sangat penting yaitu kejujuran. Dan pada perkuliahan ini diajarkan mata kuliah Kecakapan Antar Personal yakni mencoba memberi mahasiswa perbaikan pandangan, sikap, dan perilaku terhadap satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat melalui Lingkungan Sosial, Interaksi Sosial,

4.) a. Kemampuan berkomunikasi

b. Kemampuan menjalin hubungan antar manusia (Human Relation)

c. Kemampuan memahami dan meningkatkan kepribadian diri dan orang lain

d. Kemampuan berpresentasi

e. Kemampuan berdiskusi

f. Kemampuan bernegoisasi

g. Kemampuan mempengaruhi orang lain

h. Kemampuan memotivasi diri dan orang lain

 

5.) Perbedaan mendasar antara hewan dan manusia terletak pada adanya akal dan aturan hidup. Hewan tidak mempunyai aturan, sehingga ketika berperilaku pun hewan terbiasa hidup bebas, sebebas-bebasnya tanpa ada beban aturan. Sedangkan manusia mempunyai aturan, dimana segala perbuatan manusia itu terikat dengan hukum syara, tak bisa sebebas-bebasnya bertindak, karena manusia mempunyai aturan. Aturan yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits. Sekurang-kurangnya ada tiga hal yang membedakan manusia dengan hewan.

– Pertama manusia bisa berfikir, hewan tidak
– Kedua Manusia bisa tersenyum, hewan tidak
– Ketiga manusia mempunyai rasa malu, hewan tidak
Semakin tipis tiga unsur itu ada dalam manusia, semakin tipis pula sifat kemanusiaannya. Semakin tergerus salah satu unsurnya, semakin dminan sifat hewaninya.

Introducing (Nuryahya Ibrahim)

1. Pertanyaan :

Baca dan pahami tentang http://roadmap.ilearning.me/10-pillar-it-ilearning/

1 Semua memiliki Rinfo dengan biodata yang benar.

2 Semua bergabung dalam milis di tl301p@raharjagroups.info

3 Semua bergabung di TL301 iDu dengan biodata yang benar

4 Semua Request Author di tl301.ilearning.me kemudian Buat SKuP dan Request link SKuP di dalam page yang tersedia di http://tl301.ilearning.me/tl301p-2017/

Semua laporan dalam KL901A ini dilaporkan dalam bentuk http://untungrahardja.ilearning.me/2013/10/17/standar-jawaban-idu/

 

2. Status : 100% Tercapai

3. Keterangan : Saya Sudah Mengerjakan Tugas ini.

4. Bukti :

 

NAMA : NURYAHYA IBRAHIM

NIM : 1621494069

 

Jawaban :

  1. Semua memiliki Rinfo dengan biodata yang benar.

Status         : Berhasil

Pernyataan : Sudah memiliki Rinfo dengan biodata yang benar.

Pembuktian :

 

2. Semua bergabung dalam milis di tl301p@raharjagroups.info

Status : Berhasil

Pernyataan : Sudah bergabung dalam milis di tl301p@raharjagroups.info

Pembuktian :

 

3. Semua bergabung di TL301 iDu dengan biodata yang benar

Status : Berhasil

Pernyataan : Sudah bergabung di TL301 iDu dengan biodata yang benar

Pembuktian :

SKUP Nuryahya Ibrahim (TL301)

 

assalamu'alaikum.png

                                                                                      

 

 

 

                                                                                                             

 

 

 

 

 

Perkenalkan nama saya Nuryahya ibrahim , biasa dipanggil Yahya. Saya lahir di Tangerang, 1 Maret 1998 Saya adalah mahasiswa S1 Teknik informatika audio visual and brocasting konsentrasi  mavib di Perguruan Tinggi Raharja. Pada semester 3  ini, saya mengikuti mata kuliah Organisasi Komputer – TL301C semester pendek  yang diajar oleh Bapak ahmad roihan .
Dan berikut adalah assignment yang telah saya kerjakan :

 

gambar-animasi-bergerak-binatang-hamster (5).gif

NO Assigments Status Nilai Grade
1 introducing

 

 

SKUP_2

Rapihkan SKUP (Portfolio) kalian, sehingga semua Assignment Portpolio terdapat link yang sesuai mulai dari Training Hot, Jadi, AHA, Esia, dan Satria.

 

Jika semuanya sudah tercapai kalian juga harus tahu bagaimana standarisasi dalam menjawab tugas di dalam iDu , Nah kalian bisa lihat disini untuk dapat mengetahui bagaimana standarisasi dalam menjawab soal di dalam iDu. Jadi kalian dalam menjawab assignment di dalam training SATRIA ini harus menggunakan standarisasi yang sudah ada.

 

 

Status :

Tercapai (100%)

 

Keterangan :

Telah mengerjakan SKUP_2

 

Bukti :
1

2